Lambang Pemkab Kutai Timur dan DiskominfoDokumen Kutai TimurLayanan Olah Dokumen
Semua tool

Pisah PDF

Pecah PDF jadi beberapa file atau per halaman.

Berkas sudah bertanda tangan elektronik (TTE)? Sebaiknya jangan diproses di sini. Setiap perubahan pada PDF akan membuat sertifikat TTE-nya menjadi tidak berlaku.

Tentang Pisah PDF

Pisah PDF punya dua pintu masuk yang bermuara ke kolom yang sama. Jalur visual: halaman dimuat sebagai gambar kecil — pratinjau berhenti di 300 halaman pertama — lalu halaman yang diklik diberi ikon gunting, dan dokumen terpotong sesudahnya. Jalur ketik: kolom "Rentang halaman" diisi sendiri, misalnya 1-3,4-6. Yang pertama membantu saat batas dokumennya baru kelihatan setelah halamannya dilihat; yang kedua lebih ringkas kalau nomornya sudah dicatat. Keduanya menulis ke kolom yang sama, dan isi kolom itulah yang dikirim ke server. Hasilnya satu berkas ZIP berisi PDF-PDF terpisah.

Cara memakainya

  1. Halaman ini mengerjakan satu PDF, dan kotak unggahnya memang tidak menerima lebih dari satu berkas. Begitu berkasnya masuk, pratinjau menggambar tiap halaman jadi gambar kecil, dengan keterangan di atasnya: "Klik halaman untuk menandai titik potong (file dipotong setelah halaman itu)". Dokumen di atas 300 halaman hanya digambar 300 halaman pertamanya, dan jumlah yang tergambar versus jumlah sebenarnya disebutkan di bawah deretan gambar.
  2. Jalur pertama, klik. Halaman yang ditandai mendapat ikon gunting di pojok kanan atas dan centang di pojok kiri atas, lalu potongannya jatuh sesudah halaman itu, sehingga halaman yang ditandai masih ikut ke bagian sebelumnya. Halaman terakhir sengaja tidak menerima tanda, dan keterangan itu muncul di bawah deretan gambar. Pada dokumen 10 halaman, tanda di halaman 3 dan 6 menghasilkan 1-3,4-6,7-10.
  3. Jalur kedua, ketik. Kolom "Rentang halaman" di bawah pratinjau bisa diisi langsung, dan kolomnya sudah memberi contoh sendiri: "kosong = tiap halaman, atau 1-3,4-6". Mengetik tidak menghapus gunting yang terlanjur ada, tapi mengklik halaman sesudah mengetik akan menulis ulang isi kolom dari gunting-gunting itu.
  4. Kotak di atas deretan gambar memuat dua keterangan yang tidak selalu sejalan. Angka pada tulisan "file hasil" dihitung dari tanda gunting saja — tanpa gunting, ia jatuh ke jumlah halaman dokumen — sedangkan "Range:" membaca isi kolom. Mengetik 1-3,4-6 pada dokumen 6 halaman karena itu memunculkan "6 file hasil" bersebelahan dengan "Range: 1-3,4-6", padahal ZIP-nya nanti berisi dua berkas. Yang menentukan hasil adalah isi kolom. Selama kolom itu kosong, yang tertulis "Tanpa tanda potong, tiap halaman jadi file terpisah".
  5. Setelah kolomnya sesuai, jalankan alatnya lalu unduh hasilnya: satu ZIP bernama nama berkas asal ditambah -split. Isinya mengikuti kolom tadi — 1-3,4-6 menghasilkan bagian-1_sd_3.pdf dan bagian-4_sd_6.pdf, tanda hubung ditulis _sd_, sedangkan kolom kosong menghasilkan halaman-1.pdf sampai halaman-N.pdf, satu halaman tiap berkas. Untuk potongan sama besar tiap sekian halaman, alatnya lain lagi: Pecah Tiap N Halaman.

Pertanyaan yang sering muncul

Kalau dua rentang saling bertindih, seperti 1-3,2-5?
Tiap rentang dikerjakan sendiri-sendiri, jadi halaman 2 dan 3 masuk ke dua berkas sekaligus: bagian-1_sd_3.pdf berisi 3 halaman, bagian-2_sd_5.pdf berisi 4 halaman. Aturan yang sama berlaku ke arah sebaliknya — halaman yang tidak disebut di rentang mana pun tidak ikut turun sama sekali; pada dokumen 6 halaman, isian 1-3 cuma menghasilkan satu berkas berisi halaman 1 sampai 3. Rentang yang sama ditulis dua kali, 1-3,1-3, menaruh dua entri bernama persis sama di dalam ZIP.
Isian seperti apa yang ditolak kolom rentang?
Dua bentuk. Potongan isian yang bukan angka dibalas beserta contoh penulisannya: "1-x" dijawab "Format halaman tidak valid: '1-x'. Gunakan angka, misal '1-5'.", sementara "abc" dijawab dengan contoh '1,3,5'. Nomor yang keluar dari jumlah halaman — 0-2 atau 1-99 pada dokumen 6 halaman — dijawab "Rentang halaman tidak valid." Lain lagi PDF yang meminta password untuk dibuka: pratinjaunya berhenti lebih dulu dengan "Tidak bisa membaca PDF (mungkin terkunci password).", dan server juga menolaknya. Alat Buka Kunci PDF yang mengurus berkas semacam itu.
Rentang yang ditulis terbalik, 6-4, dibaca bagaimana?
Server menukar sendiri batas atas dan bawahnya, jadi isi berkasnya tetap halaman 4 sampai 6. Yang tidak ikut dibetulkan adalah nama berkasnya: bagian-6_sd_4.pdf, berisi 3 halaman.

File diproses di server internal Diskominfo Kutai Timur & dihapus otomatis setelah selesai.