Lambang Pemkab Kutai Timur dan DiskominfoDokumen Kutai TimurLayanan Olah Dokumen
Semua tool

Ubah Izin PDF

Setel boleh-tidaknya dicetak, disalin, dan disunting — tanpa sandi buka.

Berkas sudah bertanda tangan elektronik (TTE)? Sebaiknya jangan diproses di sini. Setiap perubahan pada PDF akan membuat sertifikat TTE-nya menjadi tidak berlaku.

Tentang Ubah Izin PDF

Berkas yang keluar dari sini tetap terbuka sekali klik oleh siapa pun — tidak ada sandi yang perlu diketik — tapi membawa catatan boleh-tidaknya dicetak, disalin, disunting, dan dicoret. Satu hal yang perlu Anda tahu sebelum memakainya: catatan izin di dalam PDF dipatuhi secara sukarela, dan pembaca PDF yang tidak patuh bebas mengabaikannya. Kami mengujinya sendiri, dan sebuah alat pengambil teks yang umum dipakai tetap menyedot seluruh isi dokumen yang izin salinnya sudah dimatikan. Jadi ini pagar niat baik, bukan kunci.

Cara memakainya

  1. Dokumen yang sudah bertanda tangan elektronik sebaiknya jangan dimasukkan ke sini. Memasang izin berarti menulis ulang seluruh berkas, dan tanda tangannya ikut lepas; peringatan serupa muncul di kotak kuning bagian atas. Untuk naskah dinas, aturlah izinnya lebih dulu, tanda tangan menyusul belakangan.
  2. Masukkan satu PDF. Berkas yang minta sandi setiap kali dibuka tidak diterima di sini dan dijawab dengan saran mampir ke Buka Kunci PDF. Sebaliknya, PDF yang cuma pernah diberi larangan cetak atau salin tetap diproses — larangan lamanya dibuang seluruhnya lalu diganti oleh pilihan Anda, jadi jangan berharap yang lama ikut bertahan.
  3. Empat pilihan di layar bernama Cetak, Salin teks dan gambar, Sunting isi dan susunan halaman, serta Bubuh catatan dan sorotan. Masing-masing cuma punya dua isi: Boleh atau Dilarang. Setelan awalnya Cetak = Boleh dan tiga sisanya Dilarang, susunan yang lazim dipakai untuk dokumen yang diunggah ke situs PPID.
  4. Kalau berkasnya formulir yang memang untuk diisi, ubah Sunting isi dan susunan halaman jadi Boleh — pilihan Dilarang di baris itu sekalian mematikan pengisian ruas formulir, seperti tertulis pada keterangan kecil di bawah kotaknya. Keempat baris juga tidak boleh Boleh semua: kalau begitu prosesnya berhenti sambil menyebut tidak ada yang dibatasi.
  5. Sesudah jadi, buka berkas unduhannya yang berakhiran -izin.pdf. Ia harus langsung terbuka tanpa menanyakan apa pun; kalau pembaca PDF Anda malah meminta sandi, berarti berkas yang Anda buka keliru. Untuk memastikan izinnya betul menempel, buka properti dokumen di pembaca PDF lalu baca bagian keamanannya.

Pertanyaan yang sering muncul

PDF-nya masih bisa dicopy di aplikasi tertentu, kenapa?
Karena bendera izin PDF memang bisa diabaikan oleh pembaca PDF yang tidak patuh. Bendera itu cuma catatan di dalam berkas; yang menahan salin-tempel adalah aplikasi pembacanya, dan ia bebas memilih tidak menahan. Dalam pengujian kami, satu alat pengambil teks yang lazim dipakai mengeluarkan seluruh isi dokumen yang izin salinnya dimatikan, tanpa sandi apa pun. Ditambah lagi, larangan salin tidak menahan tangkapan layar, foto layar, atau pengetikan ulang. Pakai alat ini sebagai penanda niat, bukan sebagai kunci. Untuk isi yang benar-benar tidak boleh terbaca orang lain, satu-satunya jalan aman adalah tidak menerbitkannya.
Bedanya dengan Lindungi PDF, dan bisakah izinnya dicabut lagi nanti?
Lindungi PDF memasang sandi yang harus diketik setiap kali berkas dibuka, jadi tidak cocok untuk dokumen yang justru harus bisa dibaca warga. Di sini sandi bukanya sengaja dikosongkan, sehingga berkasnya terbuka sendiri. Bisa dicabut lagi: masukkan berkas hasilnya ke Buka Kunci PDF dan biarkan kolom sandinya kosong, maka yang turun adalah PDF polos tanpa bendera izin sama sekali. Sandi pemilik yang dipakai menempelkan bendera dibuat acak oleh sistem dan tidak diperlihatkan, karena memang tidak dibutuhkan untuk mencabutnya.
Sesudah izinnya disetel, formulir isian saya tidak bisa diisi lagi.
Itu memang akibat memilih Dilarang pada Sunting isi dan susunan halaman. Satu pilihan itu menutup tiga hal sekaligus: mengubah isi halaman, membongkar-pasang dan memutar halaman, serta mengisi ruas formulir. Kotak isiannya sendiri tidak dihapus — jumlah ruasnya utuh dan tampilannya tidak berubah — hanya pengisiannya yang ditolak pembaca PDF yang patuh. Jalan keluarnya: proses ulang berkas aslinya dengan Sunting isi dan susunan halaman disetel Boleh, dan biarkan Salin serta Bubuh catatan tetap Dilarang bila itu yang Anda mau.

File diproses di server internal Diskominfo Kutai Timur & dihapus otomatis setelah selesai.